Sagitta

“Nungguin apaan Mbak?”

Wanita itu menoleh, “Nungguin mood buat pulang kerumah.”

“Oh, perlu mood dulu yah kalo mau pulang?”

Wanita tidak menjawab, dia hanya menoleh lalu tersenyum. Halte yang tepat berdiri didepan Gelora Bung Karno sangat sepi, namun suara gemuruh teriakan supporter Indonesia terdengar sangat membahana.

“Kok kamu nggak nonton bola kayak cowok-cowok lain?”

“Lawan Laos? Pasti menang Mbak.”

“Wow, optimis banget. Nama kamu siapa? Aku Sagitta.” Wanita itu menawarkan tangan kanannya.

Laki-laki itu menjabat tangan yang diulurkan. “Aries.”

“Wah, bintang kamu pasti Aries yah?”

“Hahaha, ya iyalah. Dan kamu pasti Sagittarius kan?”

Wanita itu menggeleng cepat, “Bukan donk, dan kamu orang ke sembilan ratus tujuh puluh tiga yang salah menebak.”

“Hah? Kamu ngitungin?”

“Ya nggaklah, aku becanda. Hahaha!”

“Oh, terus emang bintang kamu apa?”

Arrow by Amritsa Muhamad

“Sagitta!”

“Rius?”

“Aduh, Sagitta aja. Nggak pake Rius.” Wanita itu menjelaskan.

Aries bingung, sepengetahuan dia tidak ada bintang yang bernama Sagitta, adanya juga Sagittarius.

“Eh, moodku udah kekumpul nih. Aku pulang yah. Sampai bertemu lagi Aries.”

Lalu Sagitta berdiri dan memberhentikan Taksi, dia masuk kedalam Taksi dengan senyum. Meninggalkan Aries yang masih terpaku bingung dengan percakapan mereka barusan.

6 thoughts on “Sagitta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s