Jangan Lagi Kau Datang

Jangan lagi kau datang tanpa permisi. Aku sudah terlampau lelah mengubur pemakaman cintaku sendiri. Cari dia yang lain untuk kau jemput kematiannya. Untuk pertama, aku yakin dia tidak akan keberatan.

Jangan lagi kau datang tanpa diundang. Pesta hatiku tidak menerima tamu yang berniat menganggu. Hadirlah ke acara hati yang lain untuk kau tertawakan. Untuk permulaan, aku yakin hati itu tahan.

Jangan lagi kau datang tanpa salam. Telingaku sudah kebas mendengar suaramu bahkan sejak dari kejauhan. Bersalam lah untuk yang belum pernah mendengarkan bualanmu. Untuk awal, aku yakin suaramu merdu.

Lagi, jangan lagi kau datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s